Adat Istiadat dan Destinasi di Sambas

Sambas merupakan salah satu kabupaten yang ada di Kalimantan Barat.Suku yang bermayoritas di sambas adalah suku melayu.Suku melayu sambas berasal dari rumpun yang sama sebagai orang dayak kalimantan yang periode tertentu telah memeluk agama islam dan mendirikan suatu pemerintahan berbentuk kerajaan yang kemudian disebut sebagai Kerajaan Sambas (Kerajaan Nek Riuh).Sambas adalah salah satu daerah yang disebut ''Serambi Mekah".Masyarakat Sambas mempunyai ciri khas yang tidak bisa dihilangkan yaitu keramahannya , budi pekerti sangat menjadi keteguhan untuk kabupaten sambas.Sambas berada di ujung Kalimantan barat ekornya Borneo.Sambas memiliki banyak sekali wisata Sejarah,Alam,bahkan budayanya yang masih terjaga sampai sekarang.

Disini saya akan membahas adat isitiadat,makanan dan destinasi yang ada di kabupaten sambas.

1 Keraton Alwatzikoebillah

Hasil gambar untuk keraton sambas  Hasil gambar untuk masjid jami' sambas
Istana Alwatzikoebillah merupakan istana kesultanan sambas yang menjadi pusat pemerintahan di sambas hingga berakhirnya kekuasaan sultan.Keraton Alwatzikoebillah dibangun pada tahun 1933 masehi . Saat mengunjungi keraton ini anda dapat menemukan sebuah tiang seperti kapal yang dikelilingi oleh tiga buah meriam dan disangga oleh empat tiang memiliki filosofi. tiga meriam melambangkan tiga buah sungai yang terdapat di sekitar istana yang harus selalu dijaga ,meriam- meriam tersebut adalah pe
mberian dari tentara inggris pada tahun 1813.Empat tiang penyangga melambangkan empat menteri sebagai pembantu sultan yang disebut wazir.Dua tiang penyannga pada sisi kanan dan kiri tiang,melambangkan bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan sultan didampingi oleh ulama dan khatib. Keraton ini sering dikunjungi oleh masyarakat.Pada saat hari libur hari raya idul fitri atau hari libur lainnya banyak yang mengunjungi keraton ini dari dalam maupun luar kota saking ramainya banyak masyarakat yang tinggal di sekitar keraton menjadikan hal ini menjadi sumber uang dengan berjualan.Keraton Alwatzikoebillah berada di tepian sungai sambas yang bersimpang tiga yang dinamakan muare ulakan oleh orang sekitar.Disekitar keraton ada masid jami' yang merupakan masjid tertua di kalimantan barat.Masjid ini dibuat pada tahun 1702-1727 masehi.

2.Pantai Temajuk 

Hasil gambar untuk gambar pantai temajuk

Pantai Temajuk terletak di ujung utara bagian barat Kalimantan Barat adalah daerah yang plaing  diminati para penggemar wisata pantai.Temajuk merupakan desa yang hanya berjarak 4 kilometer dari telok melano,Malaysia.Pantai Temajuk berada di desa temajuk,kecamatan Paloh,kabupaten Sambas,Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Malaysia.Pantai temajuk memiliki garis pantai yang cukup panjang yaitu kurang lebih 60 kilometer.Sesampainya di Pantai Temajuk anda akan dihadapkan dengan kondisi pantai yang masih alami dengan pantai pasang surut yang eksotis,hamparan pasir pantai yang lembut berpadu dengan gugusan bebatuan granit yang membentuk formasi yang indah.Airnya pun jernih ,saat cuaca cerah langit yang biru akan menambah keindahan di Pantai Temajuk.Di Pantai Temajuk ,anda dapat menikmati keindahannya dengan berjalan-jalan di tepi pantai dan dermaga atau berenang.Pada bulan Oktober-Februari merupakan saat yang tepat untuk berselancar.Karen pada bulan itu angin cukup kencang dan tingi gelombang bisa mencapai 2 meter,bahkan lebih.Di dermaga Temajuk  yang sangat panjang  dan menjorok ke laut,bisa melihat panorama yang sangat indah,terutama pada saat sunset. Jika Berkunjung kesini jangan melewatkan detik-detik matahari tenggelam kembali ke peraduan yang eksotis dari Pantai Temajuk.

3.Saprahan

Hasil gambar untuk gambar saprahan pernikahan di sambas

  Tradisi Saprahan merupakan adat istiadat melayu,diambil dari kata dalam bahasa arab.Menurut masyarakat setempat berarti sopan santun,atau kebersamaan yang tinggi.Tradisi ini mengandung semangat "duduk sama rendah,berdiri sama tinggiSaprah sensiri artinya "berhampar",yakni budaya makan bersama dengan cara lesehan atau bersila secara berkelompok dalam satu barisan.Biasanya satu kelompok terdiri dari enam orang yang duduk saling berhadapan sebagai suatu kebersamaan .Pada prinsipnya tradisi saprahan adalah tradisi adat rumpun kerajaan melayu,termasuk di sambas sebagai sebuah tradisi.Saprahan yang berupa jamuan makan yang melibatkan banyak orang dan duduk dalam satu barisan,saling berhadap-hadapan,serta duduk satu kebersamaan tentu mengingatkan kita pada filosofi "berrat sama dipikul,ringan sama dijinjing".Filosofi itu tepat untuk menggambarkan kebersamaan dan semangat gotong-royong.masyarakat sambas yang higga kini masih terjaga dengan baik.Hidangan yang tersaji akan disantai bersama kelompok,membentuk seperti lingkaran.Menariknya lagi sajian yang disantap tidak menggunakan sendok,tetapi menggunakan tangan (disuap).Sedangkan untuk mengambil lauk pauknya dilakukan menggunkan sendok.Sementara itu,untuk lauk-pauknya yang dihidangkan biasanya lima piring,yang diartikan dengan rukun islam.Menariknya ,tidak ada perbedaan antara sajian saprahan untuk rakyat biasa dan pemimpin/tokoh masyarakat,semuanya sama saja.Adat Istiadat Saprahan masih terjaga di sambas.Biasanya Saprahan dibuat ketika ada acara pernikahan dan acara lainnya.Saprahan biasanya dadalam Taruf ketika ada pernikahan.

4.Kain Benang Emas atau Kain Lunggi



Hasil gambar untuk gambar kain benang emas sambas  Hasil gambar untuk gambar kain benang emas sambas

Kain Benang Emas merupakan kain khas melayu Sambas dimana kain ini memili corak yang berbeda-beda dan setiap coraknya memiliki filosofi.Kain Tenun Sambas sendiri terkenal karena mempunyai motof khas,seperti lunggi pucuk rebung,dagin serong,dan cual padang bakar.Bahan bakarnya adalah benang emas.Pengerjaan tenun sambas membutuhkan keterampilan khusus dan ketekunan tersendiri.Kain Tenung Benang emas ini biasanya di kerjakan secara tradisional dengan laat pemintal terbuat dari kayu belian.Kebanyakan dikerjakan oleh penduduk di sekitar pesisir sungai sambas sekitar kota sambas.Penenun ini tergolong unikkarena kepandaian menenu ini di dapat dari orang tuanya atau kepandaian ini diajarkan secara turun temuru.Kain benang emas biasa digunakan untuk menghadiri acara pernikahan atau biasa yang disebut dengan saro'an.Tidak hanya dijadikan kain ,Kain benang emas dapat dikombinasikan dengan dibuat dress atau bau agar penampilan dapat stylish dan lebih modern.Kain Bennag emas juga digunakan dalam baju pengantin pernikahan adat melayu sambas dan tidak hanya untuk perempuan kain benang emas juga untuk laki-laki yang disebut sabok.sabok digunakan dengan baju teluk belanga biasanya digunakan dalam acara pernikahan dan acara adat lainnya.Kain benang emas juga dijadikan untuk mengembangkan kreatifitasdengan diadakannya festival tenun lunggiyang diadakan pada bulan agustus.Proses penenunan kain ini membutuhkan konsentrasi,ketelitian dan kerapian.Maka dari itu harga kain ini berkisar Rp.600.000-1.500.000.Kain benang emas sudah dipasarkan sampai ke luar negeri contohnya Malaysia dan Brunei Darussalam

5.Bubur Pedas


Hasil gambar untuk bubur paddas
Bubur Pedas merupakan makanan khas melatu Sambas.Bubur padas hanya dimasak pada saat acara kerajaan atau upacara adat yang bersifat sakral.Pada saat terjadi perang ,Bubur pedas ini dibuat sebagai metode untuk menghemat biaya makanan saat masyarakat di kabupaten sambas tengah melawan para penjajah.Pada saat masa penjajahan stok makanan di smabas sangat sedikit dan menipis,sehingga masyarakat berinisiatif untuk membuat makanan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya ,maka dari itu solusi dari mereka adalah dengan cara membuat bubur pedas tersebut.Bubur pedas dapat diperoleh disetiap sudut sambas.Seiring berjalannya waktu bubur ini tidak hanya tersedia di sambas saja,melainkan sekarang tersedia sampai ke negara tetangga yakni di serawak,Malaysia.


Komentar